Dinas Pendidikan Kota Makassar Liburkan Belajar Karena Cuaca Ekstrim, Catat Tanggalnya

TEROBOSNUSANTARA.COM, MAKASSAR--Dinas Pendidikan Kota Makassar meliburkan kegiatan belajar-mengajar di jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta, mulai Rabu (18/12/2024 hingga Minggu (22/12/2-2024). Langkah ini diambil menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang dirilis BMKG Wilayah IV Makassar.

Dalam Surat Edaran Nomor 10748/Edar/Disdik/XII/2025 yang diteken oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, disebutkan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga keselamatan peserta didik di tengah potensi cuaca buruk.  Termasuk hujan lebat dan angin kencang, yang diperkirakan melanda wilayah Makassar dan sekitarnya.

1. Kegiatan belajar tetap berlanjut secara daring.
Meski kegiatan di sekolah diliburkan, Dinas Pendidikan tetap menginstruksikan agar peserta didik yang belum menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS) dapat mengikuti remedial secara daring. “Kegiatan remedial dilakukan oleh guru secara daring untuk peserta didik yang belum tuntas dalam pelaksanaan UAS,” jelas Muhyiddin dalam surat edarannya.
2. Jadwal penerimaan rapor tetap mengacu kalender pendidikan
Penerimaan rapor semester gasal dijadwalkan pada Jumat, 20 Desember 2024, sesuai kalender pendidikan. Namun, jika kondisi cuaca ekstrem masih berlanjut, penerimaan rapor dapat ditunda hingga cuaca memungkinkan. Kendati demikian, tanggal penetapan pada rapor tetap menggunakan tanggal 20 Desember 2024. Kemudian, libur semester gasal akan dimulai pada 27 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, sementara awal semester genap dijadwalkan pada 6 Januari 2025.Dinas Pendidikan Kota Makassar juga meminta kepala sekolah, guru, pengawas, penilik, dan seluruh staf untuk tetap memantau kondisi sekolah dan melaporkannya ke Posko Dinas Pendidikan. Langkah ini guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan dampak cuaca ekstrem.
3.Imbauan Terkait Cuaca Ekstrim
BMKG Wilayah IV sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat serta angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Makassar, pada 18–22 Desember 2024. Kondisi ini dipicu oleh fenomena La Niña lemah, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), dan Gelombang Kelvin.BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gelombang tinggi di perairan Sulawesi Selatan.”Kondisi atmosfer tersebut secara umum berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan di Sulawesi Selatan,” kata Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet, dalam siaran persnya, Senin (16/12/2024).Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui berbagai saluran komunikasi yang tersedia, termasuk aplikasi Info BMKG, media sosial, dan situs web resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *