NEWS  

Lima Pimpinan Baznas Enrekang Kembali Bekerja, Maksimalkan Penyaluran Bantuan Yang Telah Diverifikasi Sebelumnya 

TEROBOSNUSANTARA.COM-ENREKANG, Lima Pimpinan Baznas Enrekang yang telah menerima vonis bebas murni dari Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Makassar kini mulai aktif bekerja dan menempati posisi masing-masing di kantor Baznas Enrekang. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Enrekang, Baharuddin, SE. MM mengatakan saat ini seluruh Pimpinan Baznas Enrekang melakukan konsolidasi internal.

” Jadi kita bekerja secara normal kembali, memberikan motivasi kepada semua Amil-amil zakat untuk tetap semangat bekerja dengan baik sebagaimana aturan UU. Kami ini kan tidak lama lagi akan berakhir, tinggal sekitar sebulan, jadi kita tidak akan lagi buat program baru. Tapi yang sudah siap datanya untuk pendistribusian kami akan segera melakukan penyaluran dan pendistribusian”, kata Dosen orang yang juga berprofesi sebagai Dosen Unimen ini.

Bahar mengatakan, semua berkas penerima manfaat yang sudah diverifikasi dan valid datanya, sudah diuji dan sudah melalui proses tahapan verifikasi, tidak ada lagi alasan untuk menahan penyalurannya. Karena jika tidak segera disalurkan sama saja hak-hak mustahiq itu tertahan.

“Hal yang sifatnya mendesak dan strategi akan segera kita lakukan untuk kemanfaatan dan kemaslahatan Masyarakat. Kita akan segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Desa Sumillan dan beberapa bencana kebakaran lainnya yang belum tersalurkan bantuannya”, ujar Bahar.

Selanjutnya Pimpinan Baznas Enrekang juga saat ini mulai merapikan seluruh administrasi untuk diserahkan kepada Pimpinan Baznas Enrekang yang baru nantinya.

“Jadi kita penguatan kedalam saja, semoga para Amil kita ini tetap semangat melanjutkan perjuangan, optimis mencapai visinya BAZNAS. Tidak boleh perjuangan BAZNAS berhenti sampai disini. Kita berharap program ini terus berkesinambungan siapapun yang terpilih nantinya menjadi Pimpinan Baznas Enrekang”, kata Bahar.

Apalagi saat ini pengumpulan yang ada di Baznas Enrekang ketika mereka di tahan menurun drastis, hal ini harus jadi atensi siapapun nanti yang menjadi Pimpinan Baznas, untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada Lembaga BAZNAS yang sudah banyak menyalurkan bantuan kepada Masyarakat tidak mampu. Selain itu, masyarakat kurang mampu pun masih menjadikan BAZNAS sebagai tumpuan harapan mendapatkan bantuan, terbukti saat proses hukum berjalan bagi lima Pimpinan Baznas Masyarakat Enrekang tetap berbondong-bondong membawa proposal mereka ke BAZNAS.

(A Derlan-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *