Sosialisasi dan Pengumpulan Data Akhir Pengutamaan Bahasa Negara

Terobosnusantara.Com-Bombana Menindaklanjuti Surat Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sultra Nomor: 0687/15.19/BS.01.01/2024, Asisten 3 Bidang Administrasi dan Keuangan, Ir. Rusdiamin mewakili Pj. Bupati Bombana, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Pengumpulan Data Akhir Pengutamaan Bahasa Negara di Kabupaten Bombana. Acara ini digelar di Ruang Rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, Jumat (26/6/2024).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Uniawati, S.Pd., M.Hum beserta jajaran, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana dan pihak terkait lainnya.

Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan data terkait preferensi dan prioritas terhadap program pengutamaan bahasa negara di ruang publik maupun dokumen lembaga.

Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin mengungkapkan program pembinaan lembaga yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama seluruh balai dan kantor bahasa di Indonesia, menjadi langkah konkret pemerintah dalam upaya memartabatkan Bahasa Indonesia.

“Partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam menentukan langkah-langkah strategis yang terkait dengan pengutamaan bahasa negara. Jika bukan kita yang memulai siapa lagi untuk itu mari kita bersama-sama berbenah untuk menjadi lebih baik dalam penggunaan bahasa, karena sejatinya bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang menghargai dan mencintai bahasanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ir. Rusdiamin mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mendukung program pengutamaan bahasa negara di ruang publik dan dokumen lembaga. Dengan demikian, kita dapat menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang menghargai perjuangan pahlawan kita sekaligus sebagai bukti bahwa kita adalah bangsa yang menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Kegiatan sosialisasi dan pengumpulan data ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat identitas bahasa negara di tingkat lokal, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan dan keunikan masyarakat setempat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *