Makassar Perkuat Evaluasi Penurunan Stunting, Wawali Hadiri Rakor TPPS Semester I 2025

TEROBOSNUSANTARA.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Tim Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Keluarga Sejahtera (TPPS) Semester I Tahun 2025 yang digelar di Hotel Dalton Makassar, Rabu (30/7/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Rapat tersebut dihadiri para wakil bupati se-Sulsel, kepala dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana dari berbagai daerah, serta Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, yang turut didampingi Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Makassar menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus mempercepat upaya penurunan stunting serta memperkuat pembangunan keluarga sejahtera. Ia menyebut rapat ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi efektivitas program dan menyusun langkah lanjutan yang lebih strategis.

“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mendukung penuh percepatan penurunan stunting. Melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor, kami optimis target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Dukungan kuat juga ditunjukkan jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Makassar. Kepala Dinas Irwan Bangsawan bersama tim memastikan kesiapan data dan dukungan teknis dalam proses evaluasi tersebut.

DPPKB Makassar memaparkan capaian program semester pertama, termasuk indikator kinerja serta tantangan di lapangan. Laporan tersebut menjadi dasar dalam perumusan strategi percepatan penurunan stunting untuk semester berikutnya.

Pemkot Makassar menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi hingga tingkat masyarakat dalam memperkuat penyuluhan dan layanan keluarga. Upaya ini diyakini akan memberikan dampak langsung kepada keluarga sebagai sasaran utama.

Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam menekan angka stunting di Sulawesi Selatan serta memperkuat pembangunan keluarga sejahtera secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *