Diplomat Perdana Menteri Israel di Tolak Keras Prabowo Subianto

Terobosnusantara.Com-Jakarta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang juga presiden Indonesia terpilih, menyatakan bahwa Indonesia siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Jalur Gaza. Pengiriman pasukan penjaga perdamaian itu bagian dari upaya Indonesia mendorong terwujudnya perdamaian abadi di wilayah Gaza Palestina

Hal itu disampaikan oleh Prabowo Subianto saat berbicara dalam Dialog Keamanan Shang-ri La 2024 di Singapura, ”Kami siap ketika dibutuhkan dan diminta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian dalam jumlah signifikan guna menjaga dan mengawasi gencatan senjata,” katanya.

Pengamat hubungan internasional sekaligus Guru Besar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana mengatakan bahwa pasukan Indonesia hanya bisa dikerahkan ke Jalur Gaza, Palestina, saat gencatan senjata disetujui. Diketahui, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto berencana mengirimkan pasukan ke Gaza Palestina

Pasukan militer Indonesia bisa di-deploy atau dikerahkan pada saat gencatan senjata disetujui,” kata Hikmahanto Juwana Ia menambahkan,”kalau tidak gencatan senjata berarti kita ikut perang untuk kepentingan salah satu pihak,”jelas Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia itu

Ketua umum T.Helmi dan Wakil ketua Umum DPP Rampas Setiap 08 Berdaulat.Arisandi.M.Si (Purn) TNI AD Penasehat Umum media Terobosnusantara sekaligus Dewan Nasional Indonesia Milik Kita Sosial Foundation mengapresiasi dan mendukung langkah pemerintah RI yang di wakili oleh Bpk Jenderal (Hor)Purn TNI H.Prabowo Subianto dalam Forum Pertemuan Pemimpin Dunia (FPPD) di Singapura Prabowo Subianto dengan tegas tolak ajakan berunding Netanyahu

Perdana menteri Israel.Netanyahu meradang RI tolak diajak berunding bahkan Indonesia tetap komitmen menolak dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel,tak ada kata negosiasi,dan Indonesia secara gamblang mengatakan tidak ada kata negosiasi terhadap negara yang masih berkomplik/menjajah, menginvasi Palestina seperti saat ini.Selama itu pula RI menolak dan menutup hubungan diplomatik dan bilateral Indonesia Israel

*Reporter: Andi Syam*

Penulis: Arisandi,M.Si Purn TNI AD

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *