oleh

Pelayanan PDAM Sinjai dicemooh Warga Lappa

Sinjai -Terobosnusantara.com- Pasca dikeluhkan sejumlah karyawan karena keterlambatan pembayaran gaji akhir Juli lalu, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Sinjai kembali di sorot sejumlah pelanggan yang berdomisili di kelurahan Lappa kecamatan Sinjai Utara.

Bahkan, beberapa warga setempat termasuk yang berdomisili di BTN Lappa Mas 5, seolah mencemooh pelayanan PDAM Sinjai selama dipimpin Nasrullah Mustamin.

Seperti halnya Mira, warga jalan Kalampeto lingkungan Lengkong mengungkapkan manajemen PDAM Sinjai setelah berganti direktur dinilai lambat menanggapi keluhan pelanggan. Pasalnya, kata Mira, keluhannya sudah disampaikan beberapa kali ke pihak PDAM namun tidak di gubris.

“Sejak bergantinya Direktur PDAM, suplai air disini (Jalan Kalampeto) tidak lancar, padahal kami rutin membayar iuran bulanan.

Untuk memenuhi kebutuhan, kami harus beli air yang di bandrol seharga Rp.15 ribu per drum, itupun hanya satu hari dipakai untuk satu drumnya.

Kita kalimi saja Rp.15 ribu kali 30 hari, Ironisnya lagi keluhan kami tidak pernah di gubris. Kami harap pak Bupati mengkroscek Kinerja PDAM Sinjai, jangan karena Direkturnya orang dekat Pak Bupati sehingga berbuat semaunya,” ungkap Mira.

Senada dengan Mira, warga BTN Lappa Mas 5, Linda mengeluhkan hal yang sama yakni air tidak lancar. “Kemarin saja air tidak mengalir hingga malam menjelang shalat Isya. Kalaupun mengalir selalu saja berbau kaporit yang menyengat hidung,” keluhnya.

Lain halnya dengan warga Jalan Barukang, Asriadi mengancam akan turun aksi di kantor PDAM dan DPRD Sinjai terkait pelayanan PDAM Sinjai yang menurutnya tidak becus.

“Suplai air PDAM disini (Jalan Barukang) cukup menjengkelkan, dalam sepekan hanya 3 hari saja mengalir,namun kami (Warga) sedang bermusyawarah untuk turun aksi di depan kantor PDAM dan DPRD Sinjai, jika suplai air masih tidak lancar. Beginimi jadinya kalau Pimpinan daerah asal tunjuk orang memimpin perusahaan daerah, jadinya kacau balau,” kesalnya.

Sementara, di hari yang sama, melalui seluler, Direktur PDAM Sinjai Nasrullah Mustamin, memohon maaf atas suplai air yang tidak lancar dibeberapa bagian lingkungan di Kelurahan Lappa.

Mustamin menuturkan, menurunnya debit Sumber air sehingga suplai air kepelanggan PDAM (Wilayah kota) tidak merata.

“Sebelumnya saya ingin haturkan permohonan maaf kepada Pelanggan PDAM Sinjai (Wilayah Kota) terkait suplai air yang tidak merata.
Hal tersebut dikarenakan sumber
Air baku dari Sungai Tangka yang menurun juga bertambahnya pelanggan PDAM sehingga menyebabkan suplai air ke pelanggan tidak merata. Saat ini, pompa air hanya mampu mensuplai 100 -120 liter perdetik, sementara, efektifnya suplai air di wilayah kota 150 liter perdetik. Sementara, sumber Air baku Balantieng terbagi di beberapa kecamatan, Seperti di Tellu Limpoe, Sinjai Selatan, Sinjai Timur dan Borong, untuk diwilayah kota (Kecamatan Sinjai Utara) hanya 30 liter perdetik,”jelasnya.

(Red/IR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed