NEWS  

Masyarakat Tutup Jalur Kapal Cepat Rute Kendari Raha dan Bau Bau Ini Alasannya

Terobosnusantara.comKendari Masyarakat Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan ,Kembali menutup Jalur Kapal Cepat Kendari – Raha & Bau-Bau.Hal ini cukup beralasan di sebabkan aduan masyarakat lamban di realisasikan padahal masalah ini sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat sekitar pulau Cempedak

Pekan ini kembali masyarakat Laonti kabupaten Konawe Selatan menghadang kapal cepat yang beroperasi di pelabuhan Kendari – Raha & Bau-Bau, sebelumnya telah dialihkan Jalur Kapal Cepat Akan tetapi Sangat berbahaya kepada penumpang, apalagi saat ini musim barat ombaknya Sangat keras disebabkan di pulau cempedak adalah muara dari Laut lepas

Pemerintah daerah Provinsi Sulawes Tenggara bersama dengan DPRD Muna dan DPRD Muna Barat telah menggelar Rapat pada 4 Juni 2024,dan hasil rapat tersebut melahirkan keputusan yaitu mengembalikan semula Jalur Kapal cepat yang sebelumnya sempat dialihkan, dengan persyaratan bahwa kecepatan laju kapal diturunkan menjadi 10 knot agar tidak menimbulkan ombak yang dapat merusak fasilitas masyarakat sekitar pulau Cempedak.

Selama ±30 tahun terakhir masyarakat kecamatan Laonti tidak ada masalah dengan kapal cepat tersebut tapi sekarang tiba-tiba hal itu menjadi marak di bicarakan bahkan menjadi keluhan masyarakat di seputar pulau tersebut,hal ini melahirkan berbagai opini publik, namun cukup menjadi pertimbangan untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah di sebabkan dengan melalui jalur yang dimaksud akan merusak fasilitas masyarakat termasuk pekuburan leluhur mereka menjadi dampak akibat ombak besar yang di munculkan oleh kecepatan laju kapal’cepat rute Kendari Raha dan Bau -Baub ,bukan hanya itu namun fasilitas termasuk rumah warga juga menjadi korban oleh ombak dan merusak pemukiman warga yang berada di pesisir pantai.

La Tobulu putra Muna Barat berharap kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara agar masalah ini segera ditindaklanjuti oleh DPRD Konsel dan bisa menjadi mediator sekaligus menjalankan fungsinya sebagai penampung aspirasi rakyat agar segera bersurat kepada Pemda dan membahas masalah Jalur Kapal Cepat Kendari – Raha dan Bau-Bau mengingat masalah ini menyangkut keselamatan masyarakat pesisir

*Reporter:La Tobulu*

Editor:A.Syam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *