NEWS  

PERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA, SATGAS YONIF 725/WOROAGI HADIRKAN KECERIAAN BERSAMA ANAK-ANAK DI TANAH PAPUA PEGUNUNGAN 

Papua Pegunungan –TEROBOSNUSANTARA.COM- Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi menggelar kegiatan Upacara dan ramah tamah di Wahana bermain dan kreasi yg berkonsep Agroeduwisata ‘O Sili Pancasila’ bersama anak-anak di wilayah penugasan Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan penuh kehangatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian prajurit TNI dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan kebahagiaan bagi generasi penerus bangsa.

Di tengah hamparan alam Papua Pegunungan, suasana penuh keceriaan terlihat ketika para prajurit berbaur bersama anak-anak dalam berbagai permainan yang menyenangkan. Gelak tawa, senyum polos, dan semangat anak-anak mewarnai kebersamaan tersebut, menciptakan momen sederhana yang sarat makna dan meninggalkan kesan mendalam.

Kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan nilai-nilai luhur Pancasila melalui pendekatan yang sederhana dan menyenangkan. Semangat persatuan, kebersamaan, gotong royong, serta sikap saling menghargai ditanamkan melalui interaksi langsung antara prajurit dan anak-anak.

Tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang, seluruh anak-anak diajak untuk bermain, tertawa, dan merasakan indahnya kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, Letkol Inf Muhamad Safril menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air sejak usia dini.

“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebersamaan dan permainan sederhana ini, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak tentang arti persatuan, persaudaraan, dan saling menghargai. Senyum serta kebahagiaan mereka menjadi semangat bagi kami untuk terus mengabdi di tanah Papua,” ungkapnya.

(Andri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *