TEROBOSNUSANTARA.COM-ENREOANG.”Telah dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi Satgas Swasembada Pangan Kementan di Wilayah Sulawesi Selatan Kabupaten Enrekang Rabu tgl 18 juni 2025 bertempat di pendopo Rumah jabatan bupati Enrekang,
Hadir pada kegiatan tersebut . Brigjen TNI Wawan Erawan, SE, MM (Ketua Tim Satgas Swasembada Pangan Kementan RI), Kolonel Kav Donova (Anggota Tim Satgas Swasembada Pangan Kementan RI), Dr. Ir. Syamsuddin, M.Si (Kepala Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian Bogor). Dr. Amin Nur, SP, M.Si (Kepala BRMP Tanaman Serealia Sulsel) H. Muh. Yusuf Ritangnga (Bupati Kab. Enrekang). Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S.Hub.Int (Dandim 1419/Enrekang) Mayor Inf Wahyudi (Kasdim mewakili Dandim 1420/Sidrap). Dr. Muh. Ikbar Ashadi, Sp. M.Si (Plt. Kadis Pertanian Kab. Enrekang). Ibrahim, SP (Kadis Tanaman Pangan Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kab. Sidrap) Para Babinsa Pendamping Oplah dan LTT dari Kodim 1419/Enrekang dan Kodim 1420/Sidrap.. Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se – kabupaten Enrekang
Kami sangat berterima kasih atas penyambutan Bupati Kab. Enrekang mulai dari tadi malam menjamu kami untuk makan malam serta pelayanan dari pak Dandim 1419/Enrekang sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sesuai yang Kami tidak mau hal tersebut terjadi juga di negara kita, oleh karena itu kami mengharapkan kerjasama kita semua untuk melakukan penanaman untuk memperkuat swasembada pangan.
4 Swasembada pangan dilakukan harus ada konsekuensi Pemerintah daerah dan Lompatan tekhnologi untuk membantu petani dalam peningkatan hasil produksi di lapangan.
Dalam rangka swasembada pangan ini, kita juga harus memperluas lahan sawah dan mempercepat pengolahannya sehingga kita bisa melakukan penanaman.
Saya hadir dan berdiri di depan kalian hari ini dalam rangka kerjasama dengan Kementerian pertanian seperti saya dari TNI ada yang dari PU, Pengairan dan instansi lainnya yang bersatu untuk mendukung swasembada pangan yang diinginkan oleh bapak Presiden.
Sambutan Bupati Kab. Enrekang (H. Muh. Yusuf Ritangnga) yang intinya :Swasembada pangan merupakan salah satu program pemerintah dan hampir 80 % masyarakat Kabupaten Enrekang adalah petani. Oleh karena itu saya sudah ingatkan kepada Kepala Dinas Pertanian agar tidak menjadi penonton dalam program swasembada pangan kali ini dan ini tidak bisa tercapai tanpa bantuan dari Babinsa dan Penyuluh pertanian.
Kita semua harus bekerja keras untuk mencapai target demi peningkatan swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kab. Enrekang.Kami beserta penyuluh pertanian masih mengharapkan arahan dari bapak untuk kemajuan pertanian di kab. Enrekang serta bantuan alat – alat pertanian demi kelancaran program swasembada pangan .
(A.Derln/Red)
Langsung ke konten
