NEWS  

Satpol PP Bombana Kompak Merawat Kebun 1 Hektare: Dukung Ketahanan Pangan Lewat Program 100 Hari Kerja Bupati-Wabup

𝗧𝗲𝗿𝗼𝗯𝗼𝘀𝗻𝘂𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮.𝗖𝗼𝗺-𝗕𝗼𝗺𝗯𝗮𝗻𝗮 Dalam semangat mewujudkan kemandirian pangan dan memperkuat sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan merawat kebun seluas 1 hektare sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Ahmad Yani S.,Pd., M.Si.

Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan lokal melalui aksi nyata dari setiap OPD, dengan komitmen mengelola dan merawat lahan pertanian yang produktif. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pangan dan mendukung visi pemerintah daerah menuju Bombana yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Kegiatan perawatan kebun tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Rusman, S.Pd., M.Si, didampingi Sekretaris Satpol PP Andi Muslimin, S.Ag.,M.Pd.,M.Si, Kabid Trantib Supriadi, S.Si, Kabid Linmas Jamilun, S.Ag, dan Kabid Damkar Waridin.S.IP, bersama seluruh staf Satpol PP di Kelurahan Lauru Kecamatan Rumbia Tengah pada Kamis (15/5/25).

Rusman menegaskan bahwa peran Satpol PP tidak hanya terbatas pada pengamanan dan ketertiban umum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kegiatan ini bukan sekadar simbolis. Ini bentuk komitmen kami dalam mendukung program prioritas kepala daerah, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Rusman.

Dalam kegiatan ini, seluruh personel turun langsung ke lapangan, melakukan pembersihan gulma, pemupukan, hingga pengairan tanaman. Lahan yang dikelola akan ditanami berbagai komoditas pangan seperti jagung, cabai, dan sayuran, yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan OPD atau masyarakat sekitar.

Program ini menjadi jawaban atas tantangan ketahanan pangan di tengah kondisi global yang semakin tidak pasti. Bupati dan Wakil Bupati Bombana mendorong pendekatan gotong royong dan partisipatif agar seluruh perangkat daerah turut andil dalam menciptakan sistem pangan lokal yang kuat.

Selain sebagai bentuk edukasi, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya bercocok tanam, memanfaatkan lahan kosong, dan memperkuat ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Satpol PP Bombana berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi OPD lain, bahkan masyarakat umum, untuk mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi krisis pangan dan mencapai kedaulatan pangan daerah.

“Kami optimistis, dengan semangat kerja sama dan semangat 100 hari kerja ini, Bombana bisa menjadi contoh dalam pembangunan pangan berbasis kolaborasi,” tutup Rusman.

 

Pen/Editor:Andi Syam
Media:𝗧𝗲𝗿𝗼𝗯𝗼𝘀𝗻𝘂𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮.𝗖𝗼𝗺

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *