NEWS  

Pemilihan Rektor Universitas Haluoleo Kendari 2025-2029: Momen Penting Menuju Pemimpin Baru di Kampus Terbesar Sulawesi Tenggara

๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ผ๐—ฏ๐—ผ๐˜€๐—ป๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ.๐—–๐—ผ๐—บ-๐—ž๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Provinsi Sulawesi Tenggara, tengah memasuki fase penting dalam perjalanan menuju masa depan akademik yang lebih baik. Setelah melalui serangkaian seleksi ketat, pemilihan Rektor UHO untuk periode 2025-2029 kini resmi memasuki tahap akhir, dengan enam calon yang memiliki potensi besar untuk memimpin kampus ini menuju perubahan yang lebih progresif pada Jumat (9/5/2025)

Proses pemilihan ini melibatkan 49 anggota Senat Akademik Universitas Haluoleo yang bertugas untuk menentukan siapa yang pantas menjadi orang nomor satu di universitas yang telah mencetak banyak tokoh penting di Sulawesi Tenggara dan Indonesia pada umumnya. Pemilihan Rektor ini juga merupakan ajang bagi para calon untuk menunjukkan visi dan misi mereka dalam membangun kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di tengah tantangan global yang semakin kompleks .

Enam calon yang mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Haluoleo untuk periode 2025-2029, yang berasal dari berbagai latar belakang akademik dan pengalaman kepemimpinan, siap untuk memperebutkan posisi strategis ini. Mereka adalah:

1. Prof. Armidย ย (Wakil Rektor VI) Dengan perolehan Suara 32.
2. Prof. Dr. Edi Karno ( Wakil Dekan IV FKIP) dengan perolehan Suara 1.
3. Dr. Muhammad Zein Abdullah (ย ย Mantan Dekan FISIP) dengan perolehan Suara 0.
4. Prof.Dr. Ruslin (Dekan Fakulutas Farmasi) dengan perolehan Suara 11.
5. Prof.Dr. Takdir Saili ( Direktur Pascasarjana UHO) dengan perolehan Suara 4.
6. Prof.Dr. Yusuf Sabilu ( Mantan Dekan Fakulutas Kesehatan Masyarakat) dengan perolehan 1 Suara

Pemilihan Rektor Universitas Haluoleo untuk periode 2025-2029 berlangsung dengan proses yang sangat demokratis dan terbuka. Seluruh anggota Senat Akademik memiliki hak suara yang sangat penting dalam menentukan arah dan kebijakan kampus untuk lima tahun mendatang. Proses pemilihan ini diharapkan dapat berjalan secara transparan, dengan memperhatikan rekam jejak dan visi yang ditawarkan oleh masing-masing calon.

Meskipun ketat, pemilihan ini juga merupakan kesempatan bagi seluruh sivitas akademika UHO untuk terlibat aktif dalam memilih pemimpin yang dapat membawa perubahan positif. Oleh karena itu, selain dari segi akademik, para calon juga harus menunjukkan kemampuan dalam hal kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan untuk memajukan UHO secara keseluruhan.

Setiap calon memiliki visi dan misi yang beragam, namun semuanya sepakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat peran Universitas Haluoleo dalam mendukung pembangunan daerah Sulawesi Tenggara. Dalam pidato visi mereka, para calon menyampaikan rencana jangka panjang untuk memajukan UHO dalam berbagai aspek, mulai dari penguatan kualitas kurikulum, peningkatan fasilitas riset, hingga peningkatan kerjasama internasional yang dapat membawa manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Salah satu topik yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan aksesibilitas pendidikan, dengan mempertimbangkan pentingnya inklusivitas dan keberagaman dalam pendidikan tinggi. Program-program pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat lokal menjadi salah satu fokus utama beberapa calon, dengan tujuan agar UHO menjadi institusi yang tidak hanya berkontribusi pada dunia akademik, tetapi juga pada kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat di sekitar kampus.

Pemilihan Rektor UHO ini bukan hanya sekadar ajang perebutan posisi, melainkan momen penting untuk menentukan arah kebijakan pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang. Seiring dengan berkembangnya teknologi, globalisasi, dan tantangan lingkungan, UHO diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Ke depannya, siapapun yang terpilih menjadi Rektor Universitas Haluoleo, tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara kualitas pendidikan, penelitian yang bermanfaat, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya dukungan penuh dari seluruh civitas akademika, diharapkan UHO dapat semakin unggul, berdaya saing, dan membawa nama baik Sulawesi Tenggara di kancah nasional dan internasional.

Pemilihan Rektor Universitas Haluoleo untuk periode 2025-2029 bukan hanya soal siapa yang terpilih, tetapi tentang visi dan misi besar yang akan dijalankan oleh pemimpin baru UHO. Dengan enam calon yang memiliki latar belakang dan kapasitas yang mumpuni, proses pemilihan ini diharapkan dapat menghasilkan seorang pemimpin yang tidak hanya mengedepankan kualitas akademik, tetapi juga memiliki wawasan yang luas dalam menghadapi tantangan global dan nasional. Pemilihan ini menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika UHO untuk berkontribusi aktif dalam memajukan kampus tercinta ini.

Semoga proses ini berjalan dengan lancar, dan siapapun yang terpilih dapat membawa Universitas Haluoleo menuju kemajuan yang lebih besar di masa depan.

 

Reporter:La Tobulu
Pen/Editor:Andi Syam
Media:๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ผ๐—ฏ๐—ผ๐˜€๐—ป๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ.๐—–๐—ผ๐—บ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *