Jembatan Sungai Poleang Kembali di Kerjakan Warga Setempat

𝙏𝙚𝙧𝙤𝙗𝙤𝙨𝙣𝙪𝙨𝙖𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖.𝘾𝙤𝙢-𝘽𝙤𝙢𝙗𝙖𝙣𝙖 Perbaikan Jembatan Sungai Poleang desa Tampabulu kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara, kembali dikerjakan oleh masyarakat setempat  yang di Pimpin langsung oleh Tamrin. S (Kepala Desa Tampa Bulu), Serda Asmin Amini (Babinsa Desa Tampa Bulu), Bripka Kadek Oko (Babinkamtibmas) serta beberapa tokoh masyarakat dan pemuda  pada Sabtu (24/8/2024).

Jembatan ini merupakan jalur alternatif penghubung ke pusat sentral kabupaten Bombana bahkan merupakan urat nadi lintas perkonomian khususnya sektor  swasembada pangan yang segnifikan dilewati oleh para petani pedagang wiraswasta dan berbagai masyarakat lainnya.

Tamrin.S kepala desa Tampabulu kecamatan Poleang Utara dengan semangat dan optimisme yang tinggi mengajak warga setempat untuk ikut berpartisipasi mengerjakan jembatan yang bernama Jembatan Siratalmustaqim. Tamrin mengatakan sudah pernah mengusulkan hal ini di dinas PUPR provensi namun kembali dengan  rasa kecewa disebabkan menurut PUPR provinsi itu  ranah dan gaweannya pemerintah kabupaten ujungnya setiap Musrembang Tamrin selaku kepala desa mengusulkan hal itu di pemda kabupaten.

Pemda kabupaten Bombana dalam hal ini dinas PUPR tidak tinggal diam melihat kondisi jembatan tersebut bahkan melalui seorang anggota DPRD dari partai Gerindra Andi Sambaloge kembali mengusulkan,ke dinas PUPR agar jembatan tersebut di prioritaskan anggarannya melhat kondisnya semakin memprihatinkan ,dan untuk sementara dinas PUPR memberikan fasilitas biaya material namun itupun tidak cukup,sementara masyarakat yang diperdayakan oleh kades untuk  mengerjakan jembatan tersebut,patung-patungan membeli minuman dan makanan untuk biaya komsumsi selama pekerjaan berlangsung  sambil menunggu anggaran dari pusat yang telah pemda usulkan,”sampai hari ini masyarakat masih solid saat saya panggil untuk kerja bakti ,yang saya takutkan jangan sampai nanti masyarakat sudah tidak mau lagi kerja bakti disebabkan bosan dan menyangka saya yang ambil semua uang gaji dan oprasionalnya masyarakat yang bekerja padahal tidak ada kasian ,”jelas pak Tamrin desa Tampabulu itu

“Saya kadang bingung karena saat di provinsi katanya gaweannya kabupaten setelah Musrembang saya usulkan lagi katanya itu gawean Balai BWS (Besar Wilayah Sungai) tapi saya tetap berusaha memperdayakan masyarakat untuk mengerjakan jembatan ini demi kepentingan masyarakat ,”tambahnya

Sekitar ± 100 orang masyarakat setempat melaksanakan pekerjaan jembatan  yang di sponsori proyek pekerja jalan. Jembatan ini  beri nama oleh masyarakat setempat Jembatan Siratal Mustaqin yang tiap tahunnya di adakan renofasi oleh masyarakat  dengan menggunakan papan balok (Papan Roda) untuk mencegah terjadinya korban agar  anak sekolah dapat melewatinya serta  transportasi pengguna jalan lainnya dapat melintas dengan aman.

 

𝗣𝗲𝗻/𝗔𝗻𝗱𝗶 𝗦𝘆𝗮𝗺/𝗕𝗼𝗺𝗯𝗮𝗻𝗮

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *