Terobosnusantara.Com-Bombana Ibunda andi Jain berasal dari Kota Daeng Ujung Pandang dan kini menjadi kota Makassar Sebelumnya kota yang sejak 1971 hingga 1999 dikenal secara resmi sebagai Ujung Pandang dan merupakan kota terbesar di wilayah Indonesia Timur yang menjadi pusat kota terbesar ketujuh di Indonesia dari jumlah penduduk setelah Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, dan Palembang.
Andi Jain adalah anak kedua dari 5 bersaudara dan di lahirkan di sebuah negara kerajaan Kuala Lumpur Malaysia pada Tahun 1972, Sejarah perjalanan panjang oleh seorang wanita yang hebat dan pada Tanggal 17 -7-1985 Andi Jain di boyong oleh ibunda tercinta ke kampung halaman Kabupaten Luwu dan masa itu terjadi transisi pemindahan ibukota
Pada tanggal 30 Desember 2005 Peraturan Pemerintah tentang pemindahan ibukota Kabupaten Luwu dari kota Palopo ke kota Belopa, Kabupaten Luwu, di tanda tangani oleh Presiden Republik Indonesia dengan Nomor : 80 Tahun 2005 akhirnya pada tanggal 13 Februari 2006 kota Belopa di resmikan menjadi ibu kota Kabupaten. Luwu oleh Gubernur Sulawesi Selatan
Menyandang sebagai nama Andi Jain anak ke2 dari 5 bersaudara ini. Andi Jain sering mengalami sakit-sakitan dan sesuai petuah leluhur orang Luwu akhirnya sang ibu mengganti nama anaknya menjadi Andi Alang. Disinilah berawal kisah perjalanan panjang oleh seorang Andi Alang yang amat sulit di bahasakan dengan lisan , teramat sakit di rangkai dalam kata lewat tulisan. Begitupun teramat rumit digambarkan dalam bingkai kehidupan, itulah Andi Alang telah mengukir sejarah pahit ,dengan sejuta kenangan indah dan derita bercampur menjadi satu membuatnya tetap tegar menjalani semua Lika liku kehidupan menjadi inspirasi dan semangat buat dirinya.
Pada Tahun 1999 Andi Alang memulai karier di bidang Jurnalistik dan bergabung di Indonesia Pos, di masa itu surat kabar menjadi idaman setiap pekerja intelektual di bidang pemerintahan, dan masa itu pula berita Indonesia Pos telah banyak mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak bijaksana,dan tidak pro kepada rakyat ujungnya Media Indonesia Pos di blender oleh sang diktator presiden Suharto dimasanya.
Selanjutnya Andi Alang bergabung di Mitra Tabloid Independen pada Tahun 2001 sekaligus merangkul Media Cetak Cakrawala Nusantara di tahun yang bersamaan,sambil melanglang buana di sudut -sudut kota dan pedalaman di Indonesia telah Andi Alang jejaki guna mencari sahabat dan sesuap nasi untuk melengkapi buku diary perjalanan sejarah kehidupannya
Dan pada Tahun 2022 Andi Alang di pinang oleh seorang yang cukup di segani dari tokoh misterius dari Sulawesi Selatan yang menjadi legenda dimasanya. Andi Sulfan memanggil Andi Alang untuk bergabung di medianya mengingat kondisi dirinya sudah mulai lemah dan sering sakit-sakitan dan pada ujungnya sang legenda Andi Sulfan menghembuskan nafas terakhir dan media Radar Tipikor kehilangan seorang pemimpin yang Visioner, kemudian Andi Alang masuk disebuah Lembaga yang berstatus Lembaga Kontrol Independen, lembaga ini merupakan sebuah Lembaga yang mengontrol jalannya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadilan sosial namun Andi Alang tidak menemukan ketenangan di lembaga itu
Awal tahun 2023 Andi Alang masuk di sebuah Organisasi KomnasWaspan ( Komisi Pengawas Aparatur Negara) di Organisasi inilah Andi Alang berniat untuk menenangkan dirinya dan merakit kehidupannya dengan penuh ketenangan indah bersama istri yang di cintainya, kemudian Andi Alang mulai menyadari bahwa berjuang melawan kezoliman seorang diri adalah hal yang mustahil, melawan sebuah penjajahan yang dilakoni oleh bangsa sendiri lebih sukar di banding melawan penjajahan Belanda dan Jepang, disinilah Andi Alang berniat untuk menenangkan dirinya mengakhiri kariernya dan hidup tenang bersama keluarganya
Tepat pertengahan tahun 2023 Andi Ridwan Pimpinan Umum media Terobosnusantara menyambangi Andi Alang dikediamannya dan mengajak bergabung di media Terobosnusantara yang di pimpinnya , Andi Alang meminta waktu untuk berfikir dan pada ujungnya dengan semangat yang mulai padam kini bangkit bergelora , salju yang mulai membeku bagai es di musim semi telah mencair dan semangatnya berkobar kembali, dengan hadirnya Penasehat Umum media Terobosnusantara,Bpk Arisandi,M.Si Purn TNI sebagai Waketum sebuah Organisasi yang di segani di seluruh Indonesia dan Bpk Prabowo Subianto sebagai penasehat Umum di dalamnya, membuat Andi Alang semakin yakin bahwa media Terobosnusantara yang di pimpin oleh Andi Ridwan sebagai pimpinan umum dan dengan hadirnya saudara Andi Syam di Bombana, Rakib ,La Tobulu bin Lapasadia ,Andy Van Ishar ,Usman dan teman lain yang ikut memberikan kontribusi membuat media Terobosnusantara semakin menerobos menaiki jenjang predikat ke tingkat Nasional , semua ini tak lepas dari bimbingan dan semangat dari Penasehat Umum Media Terobosnusantara Bpk Arisandi,M.Si Purn TNI dan semua tokoh penting di dalam organisasi Rampas Setiap 08 Berdaulat termasuk bpk Prabowo Subianto sebagai dewan kehormatan sekaligus penasehat umum di organisasi itu serta beberapa petinggi lainnya termasuk beberapa jenderal di dalamnya, membuat Andi Alang bersemangat untuk memulai kariernya kembali sebagai jurnalis dan berharap media Terobosnusantara mampu menjadi pilar keempat dalam birokrasi dan menjadi mitra pemerintah dalam memberikan informasi yang akurat dan inovatif serta bermartabat
*Penulis: Andi Syam*
Langsung ke konten


