NEWS  

2 Agenda Penting Dalam Audiensi DPC PMKRI dan Kapolres Sikka

Terobosnusantara.com – Maumere Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Santo Thomas Morus Maumere menggelar Audiensi bersama Kapolres Sikka,terkait lanjutan penanganan kasus dugaan Tindakan Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Audiensi yang dilaksanakan dikantor Kepolisian Resort Sikka dalam rangka penanganan lanjutan kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang Pada Rabu 22 Mei 2024

Dalam Audiensi tersebut DPC PMKRI menyampaikan 2 Poin penting yakni Pertama PMKRI mempertanyakan soal kelanjutan penanganan kasus TPPO yang menurut mereka belum adanya kejelasan soal penetapan tersangka,yang kedua PMKRI juga menyampaikan penyesalan atas Insiden yang terjadi pada tanggal 13,Mei 2024 dimana adanya kekerasan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum yang bertugas pada saat Itu sehingga Jas dan Gordon salah satu pengurus Harian Cabang menjadi robek

Presidium Gerakan Kemasyarakatan Ellygius Mario Pablo Tani menyampaikan bawah kami datang beraudiensi pada hari Ini dan kami bertemu Kapolres Sikka untuk mempertanyakan soal status penetapan tersangka atas kasus dugaan Tindakan Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menurut kami Polres Sikka Tidak transparan dan tidak memiliki keterbukaan informasi dalam menetapkan tersangka,dimana tidak adanya Konferensi Pers atau bentuk penyampaian informasi lainnya.

Kami meminta kapolres Sikka jangan main-main dengan kasus ini kerena kasus ini berkaitan dengan nyawa manusia serta berhubungan dengan masyarakat luas selain itu juga sebuah pelanggaran HAM kata dia jika hal ini dibiarkan tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan lebih banyak korban lagi

Soal kekerasan yang terjadi pada saat aksi jilid 2 kami sangat menyayangkan hal itu terjadi dimana sebenarnya aparat penegak hukum ataupun pihak keamanan sebenarnya tidak layak melakukan itu kerena tidak sesuai dengan SOP yang berlaku

Menanggapi hal Itu kapolres Sikka menyatakan bahwa Polres Sikka tidak main-main dan berkomitmen dalam mengusut tuntas kasus ini,dan sampai pada saat ini kapolres sikka sudah menetapkan tersangka dari kasus Ini yaitu YS Alias Joker

“Dan mengenai Jas dan Gordon yang robek pada saat aksi demontrasi saya mewakili seluruh jajaran kepolisian Resort Sikka meminta maaf sedalam-dalamnya kepada seluruh anggota PMKRI Cabang Maumere kami tidak punya niat untuk melecehkan dan merendahkan atribut organisasi PMKRI dari tempat ini,” Saya minta maaf dalam Audiensi tersebut,” sambungnya Kapolres Sikka juga menyinggung soal pengamanan 19 orang tenaga kerja non prosedural dari lembaga,Ia juga meminta kerja sama dari PMKRI dan seluruh lapisan masyarakat agar menjadi mitra polres Sikka dalam mengawal kasus Ini

Ketua Presidium PMKRI Cabang Maumere Periode 2024-2025 Kornelis Wuli juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Sikka dengan segala cara dan upayanya sehingga sampai pada saat Ini telah menetapkan tersangka pada kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang,Ia mengharpkan bahwa PMKRI dan Polres Sikka terus bisa menjalin kerja sama baik dalam kasus ijin maupun bentuk kasus-kasus lainnya yang terjadi di Nian Tana Sikka dan PMKRI akan tetap menjadi mitra kritis polres Sikka

*Reporter: Icha Florida*

Editor:A.Syam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *