TEROBOSNUSANTARA.COM, MAKASSAR – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., menjalankan dua agenda strategis pemerintahan dalam satu hari. Kegiatan tersebut mencakup penguatan program pembangunan keluarga serta berbagi praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Agenda pertama diawali dengan memimpin Rapat Pengendalian Program Bangga Kencana bersama jajaran internal DPPKB Kota Makassar. Rapat evaluasi ini bertujuan mengukur capaian target, memetakan tantangan di lapangan, serta menyelaraskan strategi agar pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana semakin tepat sasaran.
“Pengendalian program sangat krusial untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan keluarga berjalan terarah dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Evaluasi berkala ini menjadi landasan kita dalam memperkuat sinergi internal,” ungkap Irwan Bangsawan.
Sambut Peserta Studi Lapangan dari Kabupaten Mimika
Setelah menyelesaikan konsolidasi program kependudukan, Irwan Bangsawan melanjutkan agenda kedinasan dalam kapasitasnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, ia menerima kunjungan rombongan peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III dari Kabupaten Mimika, Papua.
Pertemuan ini menjadi wadah dialog interaktif dan pertukaran wawasan mengenai model penyelenggaraan birokrasi serta tata kelola pemerintahan yang efektif di Kota Makassar.
Menurut Irwan, kunjungan kerja antardaerah seperti ini memberikan nilai tambah bagi aparatur pemerintahan. Selain memperkaya perspektif kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi mandiri untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di masing-masing instansi.
Melalui penguatan program pembangunan keluarga dan keterbukaan dalam kolaborasi tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kota Makassar terus berupaya menghadirkan birokrasi yang responsif, adaptif, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Langsung ke konten












