Breaking News
*Kapolda Sultra Beri Reward Bagi Personel Berprestasi* *KENDARI* – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra), Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., memberikan penghargaan (reward) kepada sejumlah personel yang menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa. Penyerahan penghargaan ini dilakukan secara resmi dalam Upacara Kesadaran Nasional yang berlangsung di Lapangan Apel Presisi Mapolda Sultra, Jumat (17/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan kepada personel yang dinilai melampaui tugas pokoknya, baik di bidang operasional maupun pembinaan. Tercatat sebanyak 128 personel menerima apresiasi atas capaian di berbagai lini tugas. Sejumlah keberhasilan yang menjadi sorotan utama, mulai dari penguatan integritas hingga prestasi di kancah internasional. Sebanyak 83 personel diapresiasi atas keberhasilan mereka mewujudkan Satker Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Polres Kolaka dan Polres Konsel, sementara 6 personel Ditpolairud mendapatkan penghargaan atas pengelolaan anggaran dengan nilai IKPA sempurna 100 persen. Di bidang penegakan hukum, dedikasi ditunjukkan oleh 21 personel Polresta Kendari yang sukses menangani berbagai kasus kriminal menonjol, serta 6 personel Polres Buteng yang secara gemilang mengungkap kasus tabrak lari maut dalam waktu kurang dari 24 jam. Selain keberhasilan di bidang operasional dan administrasi, prestasi juga lahir dari bidang olahraga dan misi kemanusiaan global. Sejumlah personel tercatat mengharumkan nama institusi melalui perolehan medali perunggu pada kejuaraan menembak Kapolri Cup 2025 dan prestasi di kejuaraan pencak silat Pangdam Palak Wira Sulteng. Tak ketinggalan, apresiasi tinggi diberikan kepada 5 personel yang telah menuntaskan tugas negara dalam misi perdamaian dunia FPU/IPO. Capaian-capaian ini diharapkan menjadi standar baru bagi seluruh jajaran Polda Sultra dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjaga martabat Polri di mata masyarakat dan dunia. Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. Beliau mengingatkan bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya. “Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi. Tetaplah rendah hati dan jangan pernah merasa cepat puas,” ujar Kapolda di hadapan peserta upacara. Beliau juga memberikan pesan penyemangat bagi personel yang belum mendapatkan penghargaan agar tetap bekerja dengan tulus dan profesional. Menurutnya, pimpinan akan selalu memantau dan memberikan apresiasi kepada siapa saja yang berdedikasi tinggi. “Setiap anggota Polri memiliki kemampuan yang sama untuk berprestasi. Kuncinya adalah kerja tulus, disiplin, dan loyalitas terhadap institusi serta masyarakat,” pungkasnya. Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Sulawesi Tenggara, Monitoring Pelaksanaan KUHP dan KUHAP Terbaru Polsek Pakue Melalui Unit Reskrim Berhasil Memfasilitasi Mediasi Terkait Tindak Pidana Pencurian Gabungan Ditlantas,Dispenda, Pamong Praja dan DLAJR melaksanakan Operasi Kepatuhan Pajak Kapolda Sultra Ikuti Arahan Wakapolri Antisipasi El Niño “Godzilla”, Tekankan Mitigasi dan Ketahanan Pangan
News1  

Sisihkan Ribuan, 51 Pemuda Sultra Bertarung Jadi Prajurit TNI AD

Terobosnusantara.com-Kendari – Setelah melalui seleksi yang ketat, 51 orang Pemuda Sultra berhasil menyisihkan ribuan peserta lainnya untuk bertarung jadi prjaurit TNI AD di Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Makassar.

Hal itu disampaikan Plh. Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilisnya, Kendari, Sultra Rabu (8/9/2021).

Dijelaskan Kapenrem, dalam parade dan sidang Pantokhir Penerimaan Caba PK TNI AD TA 2021 di Sub Panda Kendari diikuti oleh 106 pemuda dari Sultra.

“Acara dipimpin Danrem 143/Ho, Brigjen TNI Jannie A. Siahaan dan dihadiri pengawas dari Kodam XIV/Hsn Brigjen TNI Andi Kaharudin serta panitia penyelenggara,”ujar Rusmin.

Dari 1.083 orang yang ikut, lanjutnya, di tahap pra parade terseleksi 207 orang yang memenuhi syarat dan lulus pemeriksaan administrasi, kesehatan dan Jasmani.

“Dari 1.083 pemuda yang ikut terdiri dari bermacam latar belakang, diantaranya suku yang paling banyak yaitu Buton 272 orang, Bugis 237 orang, Muna 196 orang, Tolaki 170 orang,”rinci Rusmin

“Selain itu banyak juga putra daerah dari Jawa, Makassar, Toraja, Bali, Moronene, Bajo dan masih banyak lainnya yang memang besar di Sultra,”imbuhnya.

Sebagaimana di tegaskan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, kata Rusmin, dalam seleksi tahun ini diprioritaskan bagi putra daerah dimana peserta tinggal.

“Sebagaimana di sampaikan Danrem, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa sangat konsen terhadap putra daerah, sehingga para pendaftar wajib minimal tinggal di sub Panda seleksi selama 3 tahun,”tegas Rusmin.

Kegiatan Parade dilaksanakan di Aula Jenderal Sudirman dan Sidang Pantokhir dilaksanakan di Ruang Rapat Tamalaki Korem 143/HO, Selasa (7/9/2021).

Lebih lanjut disampaikan Rusmin, keberlangsungan hingga malam dan selepas Pantokhir langsung diumumkan kepada peserta yang gugur diberikan surat keterangan yang berisi capaian selama seleksi dan diberikan juga konsultasi atau penjelasan supaya bisa dijadikan masukan bagi mereka.

” Dari 207 yang ikut Pra Parade terseleksi 106 orang berdasarkan peringkat terbaik untuk mengikuti Parade dan hasilnya 51 orang dinyatakan lulus untuk mengikuti tingkat Sub Panpus di Makassar,”terang Rusmin

“Terbanyak dari Kolaka 33 orang, Buton 5 orang, Muna 4 orang, Kendari 5 orang dan Butur 4 orang.

Nantinya, lanjut dia, mereka akan memperebutkan alokasi Kolaka 22 orang sedangka Buton, Muna, Kendari, Butur masing-masing 3 orang.

“Semula memang alokasi Sultra 60 orang, namun karena masih banyak satuan yang belum mencapai jumlah ideal maka alokasi penerimaan menjadi 34 orang,”terang dia lebih lanjut.

Sementara itu, dalam sambutannya kepada para panitia yang hadir, Danrem 143/HO menegaskan bahwa dalam proses seleksi penerimaan calon prajurit harus dilaksanakan secara ketat, objektif, transparan, jujur dan berkeadilan

“Menjadi calon prajurit merupakan hak setiap warga negara. Selaku panitia kita harus memberikan ruang, memfasilitasi agar para pemuda Sultra dapat menerima haknya dalam proses (seleksi) yang obyektif, transparan, jujur dan berkeadilan,”ucap Jenderal yang akrab di panggil Jannie ini.

Terkait prinsip berkeadilan, menurut Jannie adalah semua mendapatkan perlakuan dan kesempatan yang sama.

“Jika kita tidak menerapkan prinsip itu, maka yang akan rugi adalah TNI AD dalam hal ini negara dan rakyat Indonesia,”kata lulusan Akmil tahun 1991 dan SMA N 1 Kendari tahun 1988 itu.

Ditempat yang sama dan usai mengumumkan kelulusan Kasipers Kasrem 143/HO Kolonel Arh Saptrendra katakan bahwa 51 pemuda terbaik Sultra itu akan diberangkatkan ke Makassar pada hari Jumat (11/9/2021).

“Dalam seleksi yang sangat ketat itu, sebagai Ketua Sub Panda Kendari, Brigen TNI Jannie A. Siahaan meluluskan 51 orang yang diantaranya 2 orang Hafidz Qur’an, 3 orang atlet Sultra (Pencak Silat, Renang dan Karate ) serta 1 orang lagi yang menguasai 2 bahasa asing yaitu Inggris dan Spanyol,”kata Sapta.

“Korem 143/HO menjaring calon yang tidak saja memiliki kesehatan dan jasmani yang bagus tapi juga mempertimbangkan capaian prestasi peserta. Ini penting, karena sekaligus bisa sebagai apresiasi kepada pemuda Sultra yang berprestasi.,”pungkasnya
(AR/RED).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *